Sabtu, 19 Februari 2022

Tugas Mahasiswa Identitas Nasional

1. Ada berapa budaya Indonesia yang diklaim Malaysia ? Adakah contoh lainnya? Sebutkan, apakah klaim tersebut dimungkinkan terjadi lagi di kemudian hari?

Pada tahun 2007-2012 ada 7 budaya Indonesia yang diklaim oleh Malaysia yaitu :

- Kesenian Reog Ponegoro
- Lagu Rasa Sayange asal Kepualauan Maluku
- Tari Pendet asal Bali
- Instumen dan Ansmabel music angklung
- Beras asal Nunukan, Kalimantan Timur beras Adan Krayan
- Tari tor-tor
- Gondang Sambilan asal Sumatera Utara

Contoh budaya Indonesia yang diklaim lainnya yaitu :
- Tahun 2005, Desa Celuk, Gianyar harus berurusan dengan WTO, karena dianggar melan
- Batik Parang asal Yogyakarta
- Lagu Burung Kakatua dan Rasa Sayange asal Maluku
- Lagu Anak Kambung Saya asal Nusa Tenggara
- Lagu Jalilali asal Langkawi
- Kuda Lumping
- Rendang asal Padang
- Keris
- Angklung
- Tari Pendet
- Tari Piring
- Gamelan Jawa

Apakah klaim tersebut dimungkinkan terjadi lagi di kemudian hari :

Iya, karena di era globalisasi sangat berpengaruh akan dinamika budaya di setiap negara serta proteksi atas elemen kebudayaan di Indonesia masih lemah dengan dibuktikan tiap tahun terjadi peningkatan klaim budaya Malaysia.


2. Bolehkah sebuah Negara mengklaim kebudayaan bangsa lain karena budaya tersebut memang telah dijalankan oleh warga negaranya?

Menurut saya, Tidak Boleh karena setiap negara wajib memiliki adat dan budaya yang berbeda dan tersendiri, walaupun adanya kesamaan, yang pasti ada beberapa perbedaan dan sebagai bentuk penghotmatan serta toleransi antara bangsa lain maka hindari mengkalim budaya bangsa lain agar tercipta solidaritas antar bangsa.


3. Bolehkah bangsa Indonesia mengklaim budaya bangsa lain  sebagai bagian dari kebudayaan nasional karena budaya tersebut menabg telah disenangin dan dipraktikan oleh orang Indonesia? Misalnya, budaya makan sambil berdiri (standing party).

Menurut saya, Tidak Boleh karena Indonesia sendiri memiliki kebudayaannya tersendiri sebagai bagian dari kebudayaan nasional serta tidak asal pilih, karena budaya disenangi dan dipraktikan oleh bangsa Indonesia maka disebut dengan Kebudayaan Nasional yang dikarenakan bersifat universal akan adanya pengakuan dari Pemerintah. Adapun budaya makan sambil berdiri merupakan budaya berat yang diperngaruhi oleh era globalisasi sehingga merambat ke Indonesia.


4. Apa yang perlu dilakukan agar kebudayaan Indonesia sebagai identitas nasional tidak diklaim oleh negara lain? Apakah setiap orang Indonesia dapat mengajukan kebudayaan daerahnya sebagai kebudayaan nasional/identitas nasional? Jika dapat, adakah syaratnya?

Hal yang perlu dilakukan agar kebudayaan Indonesia terjaga dan tidak diklaim oleh negara lain, kita harus melestarikan serta menjaga budaya local yang ada dalam masyarakat dan dapat dilakukan dengan berbagai cara sebagai anggota masyarakat seperti, kita sebagai generasi muda dalam mendukung kelestarian budaya dan ikut menjaga budaya local yaitu :

- Mempelari budaya tersebut, baik sekedar mengenal ataupun ikut mencoba mempraktikan dalam
   kehidupan sehari hari.
- Ikut berpartisipasi apabila ada kegiatan dalam rangka pelestarian kebudayaan dengan mengikuti
  kompetisi kebudayaan dll.
- Mengajarkan kebudayaan kepada generasi baru atau muda sehingga kebudayaan tidak akan musnah
  serta tetap bertahan.
- Harus menghilangkan perasaan gengsi dan malu dengan kebudayaan yang dimiliki.
- Mencintai budaya sendiri tanpa merendagkan serta melecehkan budaya luar.

Kebudayaan daerah adalah modal utama untuk mengembangkan kebudayaan nasional karena kebudayaan nasional merupakan puncak kebudayaan daerah yang berada di wilayah Negara Republik Indonesia. Kebudayaan daerah sangat menjadu budaya nasional yang harus memenuhi syarat-syarat yaitu :

- Tepat dan pantas diangkat sebagai budaya nasional.
- Harus memiliki unsur-unsur kebudayaan yang mendapat pengakuan dari bangsa lain, sehingga
  menjadi milik bangsa kita.
- Menunjukkan ciri serta identitas bangsa
- Memiliki berkualitas tinggi dan dapat diterima oleh seluruh bangsa Indonesia.


5. Kebudayaan daerah sebagai kearifan local, dapatkah luntur? Mengapa demikian? Jika ya, akankah identitas bangsa itu hilang?

Jika menurut saya, kebudayaan daerah dapat luntur karena diperngaruhi beberapa aspek seperti pengaruh modernisasi yang diambil alih perhatian masyarakat agar melestarikan kebudayaan daerahnya. Namun teralihkan karena kecanggihan yang ditawarkan seperti Game Online merambat ke kalangan anak-anak yang semestinya diperkenalkan dengan permainan Tradisional seperti Massalo yang merupakan permainan tradisional yang sudah luntur dan jarang dimainkan oleh anak-anak jaman sekarang.



Tugas Blog HAM

1. Dianutnya rezim HAM yang detail dalam UUD NRI Tahun 1945 menunjukan bahwa Indonesia sebagai anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa bersungguh-sungguh melakukan penghormatan terhadap HAM. Setujukah Anda dengan pernyataan tersebut? Berikan contoh kasus Hak Asasi Manusia di Indonesia dan berikan pandangan Anda!

Setuju, karena HAM harus lebih di tegaskan lagi agar tidak ada kejadian kasus yang melanggar HAM di Indonesia.

Contoh Kasus Hak Asasi Manusia yang ada di Indonesia

Kasus yang memiliki dua sisi baik dan memiliki sisi jahat. Sisi jahat inilah yang membuat manusia melakukan pelanggaran HAM. Pelanggaran HAM dapat terjadi karena adanya interaksi aparat Pemerintah dan Masyarakat sendiri seperti Pencemaran Laut Timor dan Pembakaran hutan di Jambi dan Riau. 

Adapun Kasus Pelanggaran HAM Berat seperti, Kerusuhan Tanjung Priok, Penculikan aktivis politik, Peristiwa Trisakti dan Semanggi, Terbunuhnya Marsinah, Munir, Bom di Bali, Kasus Dayak dan Madura. Selain itu ada juga Pelanggaran Ham dari lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat. Menurut pandangan saya penyebab terjadinya pelanggaran HAM tersebut karena adanya Faktor Internal dan Eksternal.

2. Hak-hak asasi apa saja yang dijamin dalam UUD NRI Tahun 1945? Anda bandingkan `dengan Deklarasi Hak Asasi Manusia Sedunia (Universal Declaration of Human Rights). Adakah kesamaan (commonality) di antara keduanya? Adakah hal yang spesifik yang diatur dalam UUD NRI Tahun 1945 yang berbeda dengan ketentuan yang terdapat dalam The Universal Declaration of Human Rights?

Hak-hak asasi apa saja yang dijamin dalam UUD NRI Tahun 1945

Hak-hak dasar yang melekat pada diri setiap manusia tanpa melihat status sosialnya, asal-usulnya, kebangsaannya, warna kulitnya, kondisi fisiknya, agamanya dll. Yang harus dihormati, dilindungi, dipenuhi dan ditegakkan oleh setiap Negara. HAM juga bersifat universal, karena hak berlaku bagis semua manusia, dengan tanpa memandang ras, suku, etnik, agama dan kedudukan seseorang dalam masyarakat.


UAS PKN

Nama    : Hammam Azmi
Nim      :  10520706

MONPERA
"Monumen Perjuangan Rakyat"



Monpera yang disingkat dengan Monumen Perjuangan Rakyat adalah tugu peringatan mengenang suatu peristiwa bersejarah yang berada di Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan. Yang terletak di Jl. Merdeka No 1, 19 Ilir Kec. Bukit Kecil,Kota Palembang. Lebih tepat nya lagi di seberang Masjid Agung Palembang, Sumatera Selatan.

Bentuk bangunan Monpera ini memiliki bentuk yang unik serta terdaoat patung burung garuda yang berukuran sangat besar di bagian dinding dan dibawahnya memiliki tulisan fungsi dan makna dari arsitektur.

Isi tulisan dibawah patung burung garuda tertulis, “Monumen Perjuangan Rakyat Sumatera Bagian Selatan. Fungsi menggali kembali kesadaran sejarah perjuangan dalam menegakan kemerdekaan nasional. Sifat mengingatkan semua aktivitas perjuangan hikmah agar menjadi suri tauladan bagi generasi penerus cita-cita bangsa. Maksud mengenang jasa-jasa para pahlawan bangsa sebagai titik nol generasi muda dalam mengisi kemerdekaan dan pembangunan bentuk bangunan melati berkelopak lima. Keputihan melati melambangkan kesucian dan kemurnian perjuangan para pahlawan proklamasi kemerdekaan, 17 Agustus 1945 yang dilambangkan dengan tinggi dinding 17, jumlah jalur tampak 8, jumlah jalur dan bidang 45,5 daerah perjuangan rakyat Sumatera Bagian Selatan. Sumsel, Lampung, Jambi, Bengkulu, Kepulauan Bangka dan Belitung. Jalur 9,3 tampak belakang, 3 kiri dan kanan yang mengandung makna kebersamaan angka 9. Palembang mengenal Batanghari Sembilan, Jambi Pucuk Jambi Sembilan Lurah, Lampung, Lampung Sewo Mego. Dua relief mengapit monumen yang menggambarkan pertempuran lima hari lima malam dan perjuangan Pra Kemerdekaan. Semboyan Perjuangan Rakyat Patah Tumbuh Hilang Berganti, Hilang Satu Tumbuh Seribu.
Palembang 23 Februari 1988”.

Monumen ini di bangun pada tanggal 17 Agustus 1975 dan diresmikan pada tanggal 23 Februari 1988 oleh Menko Kesra RI H. Alamsyah Ratu Perwiranegara, pada masa Gubernur H. Sainan Sagiman.
Didalam museum Monpera ini banyak ditemui sejarah lama para pejuang Kota Palembang, seperti foto para pejuang, tokoh pahlawan, pakaian, uang dari masa ke masa, senjata, peta dan dokumen perang serta benda sejarah lainnya.

Monpera juga merupakan wisata termurah di Palembang, jika kalian ingin berkunjung ke monumen ini tarif hanya dikenakan biaya sebesar Rp. 5000 per orang untuk umum dan Rp. 2000 per orang untuk mahasiswa dengan wajib menunjukkan kartu tanda mahasiswa nya. Tak hanya itu, Museum Monpera menyimpan beberapa patung setengah badan para pahlawan seperti Dr. A. K. Gani, Drg. M. Isa, H. Abdul Rozak, Bambang Utoyo, Hasan Kasim, Harun Sohar dan H. Barlian.

Monpera memiliki lapangan yang besar yang didampingi pada halaman depannya terdapat 2 mobil Tank dan Patung berbentuk Gading Gajah yang berwarna putih, yang berisi tulisan “Dengan Rakmat Tuhan yang Maha Esa, Manumen Perjuangan Rakyat Sumbagsek di Palembang diresmikan pada Tanggal 23 Februari 1988. Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Republik Indonesia, H. Alamsyah Ratu Perwira”.



Tugas Mahasiswa Identitas Nasional

1. Ada berapa budaya Indonesia yang diklaim Malaysia ? Adakah contoh lainnya? Sebutkan, apakah klaim tersebut dimungkinkan terjadi lagi di k...